5 Menit Intropeksi Diri

5 Menit Intropeksi Diri

Pagi yang mendung di Pontianak, saya tergerak untuk berintropeksi diri apa yang sudah saya lakukan selama ini. Hidup dizaman sekarang yang serba dengan hiburan mulai dari handphone yang banyak aplikasi menyenangkan diri seperti twitter, facebook, instagram dan juga televisi yang tiada hentinya menghantam ribuan informasi dan hiburan yang sebetulnya tidak kita minta. Disini saya mulai berpikir hidup dizaman sekarang seperti sudah tidak ada waktu lagi untuk kita mengintropeksi diri kita masing-masing.

Hidup seperti dibawa oleh arus yang sebenarnya orang lain yang membawa arus itu dikehidupan kita. Mulai dari bangun tidur kita sudah tertarik untuk membaca timeline di twitter, pembaharuan terbaru di BBM, wall di Facebook, semua tertarik untuk membaca dan terikut dalam arus informas dan pikiran orang lain. Bukan seharusnya kita sudah berpikir untuk merancang apa agenda kita hari ini, apa tujuan yang ingin dicapai, apa ikhtiar yang ingin kita lakukan untuk mendekatkan pada Impian kita.

Saya coba berpikir tahun berlalu begitu cepat dan rasanya kemarin kita baru lebaran dan sekarang tanpa sadar kita mau menghadap bulan ramadhan yang kita rindukan lagi. Tapi saya coba merenung sejenak apakah kita sudah memiliki perubahan disetiap kedatangan bulan ramadhan itu dan ternyata diri ini masih seperti yang lalu. Status yang masih sendiri, kuliah yang belum lulus, penghasilan yang belum mencukupi kebutuhan, ilmu yang masih dangkal, ibadah yang masih naik turun dan mungkin masih banyak lagi kewajiban yang belum kita tunaikan.

Semua itu bisa terjadi katena zaman sekarang seperti kita sudah tidak sempat untuk mengintropeksi diri. Kita selalu percaya diri untuk menjadi orang lain bukan diri kita sendiri. Kita selalu ingin tampil baik didepan banyak orang dan sedangkan diri ini masih banyak kejelekan yang kita tutupi.

Saya mengajak kawan – kawan semua untuk kita 5 Menit Intropeksi diri kita. Mari bersama berpikir, merenung dan mengintropeksi diri apa yang sudah kita lakukan. Banyakkah kebaikan yang sudah kita lakukan untuk diri kita atau apakah banyak kesia-siaan yang kita lakukan ??

“Barang siapa hari ini LEBIH BAIK dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang BERUNTUNG,
Barang siapa yang hari ini SAMA DENGAN hari kemarin dialah tergolong orang yang MERUGI
dan Barang siapa yang hari ini LEBIH BURUK dari hari kemarin dialah tergolong orang yang CELAKA” (HR Hakim)

Iklan

Tentang gustirandy

enjoy every second of time and have fun
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke 5 Menit Intropeksi Diri

  1. Dini Anngraini berkata:

    Assalamualaikum. Makasi gst, 5 menit instropeksi diri. Betapa selama ini kita, khususnya dn, trlalu sibuk ingin tampil sempurna di hadapan makhluk, dan menjadi biasa” saja di hadapan Rabb nya. Naudzubillahimindzalik. Jakallahu khairan katsira. Terus menulis ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s